PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR DALAM TATA NASKAH DINAS
Oleh:
Drs. H. AKHMAD NURHADI, S.Pd., M.Si.
I. PENGANTAR
q Pentingnya bahasa:
Bagi politisi
Bagi dokter
Bagi manajemen/birokrat
q Ragam Bahasa (Martin Joos dalam The Five Clock)
Ragam beku (frozen style)
Ragam resmi (formal style)
Ragam usaha (consultative style)
Ragam santai (casual style)
Ragam akrab (intimate style)
qBahasa yang Baik dan Benar (Anton M. Moeliono dalam Tata Bahasa Baku BI)
Bahasa yang baik dan benar adalah ragam bahasa yang sesuai dengan sasarannya, di samping mengikuti kaidah bahasa yang betul.
qBahasa Baku
Ragam bahasa yang dijadikan tolok bandingan bagi pemakaian bahasa yang benar.
• Kata baku
• Kalimat baku
• Paragraf baku
o Kata Baku
o Kalimat Baku
r
o Paragraf Baku
II. TATA NASKAH DINAS
o Naskah Dinas
Naskah dinas adalah alat komunikasi kedinasan dalam bentuk tertulis.
o Naskah dinas yang dirumuskan dalam susunan dan bentuk produk-produk hukum terdiri dari:
• Peraturan Daerah
• Peraturan Bupati
• Peraturan Bersama
• Keputusan Bupati
• Instruksi Bupati
o Naskah dinas yang dirumuskan dalam susunan dan bentuk surat terdiri dari:
• Surat Edaran n. Nota Pengajuan
• Surat Biasa Konsep Naskah Dinas
• Surat Keterangan m. Lembar Disposisi
• Surat Perintah o. Telaahan Staf
• Surat Izin p. Pengumuman
• Surat Perjanjian q. Laporan
• Surat Tugas r. Rekomendasi
• Surat Perintah Perjalanan Dinas s. Surat Pengantar
• Surat Kuasa t. Telegram
• Surat Undangan u. Berita Acara
• Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas v. Notulen
• Surat Panggilan w. Memo
• Nota Dinas x. Daftar Hadir
y. Piagam/Sertifikat
Azas-azas tata naskah dinas terdiri dari:
• Azas daya guna dan hasil guna;
• Azas pembakuan;
• Azas pertanggungjawaban;
• Azas keterkaitan;
• Azas kecepatan dan ketepatan;
• Azas keamanan;
III. KECERMATAN PEMAKAIAN BAHASA DALAM SURAT DINAS
o Syarat penulisan surat dinas yang baik:
• Ketaatasasan pemakaian bentuk surat.
• Kecermatan pemakaian bahasa.
• Ketepatan isi.
• Keselarasan komposisi surat.
o Kecermatan pemakaian bahasa dalam surat dinas
Perhatikan belbagai kasus berikut:
KASUS PENULISAN KOP SURAT
o Penulisan Kop Surat mengacu pada Lampiran III Peraturan Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2008, Tanggal 18 Agustus 2008.
o Perbandingan ukuran huruf Kop Naskah Dinas adalah 2:3
| Contoh 1 | |||
| Lambang Negara BUPATI SUMENEP | |||
| Contoh 2 | |||
| Lambang Daerah | DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN SUMENEP Jl. ......... Nomor .........Telp. ........Faks. ..... SUMENEP Kode Pos:..... | ||
KASUS PENULISAN PEMBUKA SURAT
KASUS PENULISAQN BAGIAN TUBUH SURAT
KASUS-KASUS LAIN